Page One VS Closingan

Artikel ini berawal dari jalan – jalan saya untuk silaturahmi dan diskusi mengenai Relawan TIK terutama program kerja Relawan TIK Gresik dimana saya membawahi divisi Literasi dimana ada keterkaitan dengan Page One VS Closingan.

Silaturahmi ke kawan lama “pakai” banget yang sekarang sukses menjadi pengusaha wallpaper dimana cakupanya cukup luas juga.

Beliau adalah Mei Sya Ardhi ( Mas Ardhi ) yang awal kenalnya karena dya banyak membantu saya selagi yang bersangkutan di Beon sekarang menjadi pengusaha di bidang wallpaper DIRUMA.ID .

Kurang lebih pembahasannya akan seperti ini, ditambah dengan beberapa informasi tambahan dari beberapa narasumber juga nih.

Ketika seseorang membicarakan Posisi Artikel apakah berbanding dengan Closingannya, maka ada banyak hal yang perlu dikupas secara mendalam untuk membuat website menjadi Page One atau Website Closingan. Hal ini karena sebenarnya banyak faktor yang menentukan itu semuanya.

Ambil Contoh pada anda yang menginginkan website tampil pada halaman pertama ( Page One) mesin pencaharian. Tentunya faktor keyword yang menjadi penentu.

Namun apabila anda yang menginginakn website sebagai media agar segera closingan, maka faktor copywriting dan fitur yang menjadi penentu didalamnya.

Nah, maka silahkan ikuti penjelasan saya dimana juga berdasarkan sharing dengan beberapa teman saya yang masuk ke dalam dunia Internet Marketing mengenai hal ini.

Penjelasan Mengenai Page One

Pastinya bagi anda yang memiliki website ada kalanya mengenal istilah Page One ini.

Page One on Google , Closingan

Apa itu istilah Page One ?

Page One jika diterjemahkan secara langsung maka memiliki arti yaitu Halaman Pertama. Namun jika dikaitkan dengan penjelasan ini maka Page One adalah Teknik yang membuat website anda berada Posisi Pertama pada Mesin Pencaharian seperti Google, Bing atau Yahoo

Page One ini selalu berkaitan dengan SEO (Search Engine Optimization) dimana merupakan paduan untuk mengoptimalkan sebuah postingan pada website agar mendukung website muncul diindex pada Mesin Pencaharian tersebut.

Namun Posisi Pertama pada website ini bukan hanya berlaku pada mesin pencaharian Google saja, Jika bisa kita optimasi lebih maka bisa juga pada mesin pencaharian lain seperti Yahoo dan Bing.

Walau tidak bisa dipungkiri memang karena kita banyak yang menggunakan Smartphone android , maka mau tidak mau harus bisa ditelusuri atau istilah kerennya di crawl oleh robot google.

Maka tidak salah jika acuan untuk websitenya tampil pada halaman depan mesin pencaharian google itu menjadi sebuah nilai ukur bagi semua orang ketika membicarakan indeks page one.


Mengapa Website harus Page One ?

Bagi beberapa orang yang memiliki website, maka sangat ingin untuk websitenya masuk ke posisi halaman pertama di mesin pencaharian seperti Google.

Jika ditanya mengapa ? Maka alasannya cukup simple dan masuk diakal yaitu agar orang ketika mencari lebih mudah dan lebih banyak traffik masuk ke dalam websitenya.

Ada pula beberapa alasan lain selain untuk traffik, yaitu untuk menjadi terdepan dan trusted oleh calon customernya.

Untuk kasus yang ini nanti akan menjadi perdebatan sendiri dengan closingan yang akan dibahas juga dibawah, Dengan segala informasi yang diterima maka salah mendahulukan pageone dibanding transaksi.

Sebenarnya dalam membuat website masuk ke page one cukup dengan memperhatikan algoritma google dan kita optimasi SEO. Tentunya nanti akan ada hubungannya dengan trilogi website yang akan saya bahas di next artikel


Cara untuk membuat website Page One

Sedang musim bertebaran Jasa SEO yang menawarkan jasa untuk meningkatkan ranking website kita masuk pada halaman pertama Google. Anda bisa berlangganan tahunan , semeteran dan bisa juga bulanan ( Minimal 3 bulan). Dari yang mulai menawarkan harga murah sampai harga yang fantastik mahalnya.

Saya salah satunya, Hahaha Peace kakak.. 

Mengapa ada range harga yang berbeda beda bukannya satu rate harga yang sama seperti penyedia jasa isi pulsa ?

Karena setiap orang / agency / Digital Marketing yang mengerjakan mempunyai teknik, skill yang berbeda beda, selain itu juga dilihat dari coverage dari pengerjaan dan jumlah keyword yang diinginkan. Sehingga mohon dimaklumi saja,

Apa yang anda bayar sesuai dengan apa yang anda dapatkan.

Namun diluar itu semuanya, sebenarnya anda sendiri yang membaca ini bisa melakukan tanpa biaya yang besar, tanpa harus kuliah informatika , atau tanpa harus ikut kursus SEO yang harganya jutaan dan belum tentu memahami maksudnya karena terlalu banyak pesertanya.

Memang ini bukan pengerjaan yang seperti professional lakukan (karena nggak mungkin juga saya bongkar detail semuanya disini, pendapatan dari mana nanti. Hehehe). Setidaknya anda bisa lakukan dari rumah anda sendiri sambil belajar2.

  • Pastikan niche website anda satu tidak gado – gado
    Nah penjelasan mengenai niche website salah satunya bisa anda baca pada artikel saya yaitu 9 cara membuat niche website yang efektif. Karena google bukan hanya membaca satu postingan saja nih, tapi keseluruhan konten dari website anda.
  • Keyword on Title
    Pastikan juga, bahwasanya ada kata kunci pada judul postingan atau judul website anda.
  • Keyword on Snippet
    Apa sih snippet itu ? Snippet itu adalah tampilan kecil yang muncul pada mesin pencaharian ketika menampilkan hasilnya. Ingat ya, Google itu mesin jadi tugasnya hanya membaca dan mengalgoritmakan sesuai dengan kecerdasannya.
  • Image itu Gambar
    Yah , memang saya buat seperti diatas agar anda pun memahaminya. Bahwasanya google itu hanya mesin, dimana untuk algoritma terbaru 2019 ini belum memasukkan faktor image translate menjadi salah satu pointnya.
    Kasarnya nih, Google gak bisa menerjemahkan gambar . Tapi hanya bisa membaca data data didalam gambar. saya sudah membuat artikel 5 cara memaksimalkan gambar untuk meningkatkan SEO. Silahkan anda baca lebih lanjut
  • Content is King
    Nah pembahasan mengenai ini akan ada di bagian trilogi website, skip dulu saja. Nanti ketemu kok pembahasannya di bawah. Hehehe

Dimulai itu saja dulu, karena ada beberapa hal lain yang lebih detail yang membutuhkan skill lebih, sekaligus akan saya bahas pada artikel yang lain.


Penjelasan Mengenai Closingan

Bagi saya dan team sebenarnya closingan itu masuk ke ranah dari pemilik website. Karena banyak faktor yang membuat pembeli transaksi atau tidak.

Istilahnya yang saya pelajari dari Pak Sugiharto adalah sudah masuk kategori WARM atau sudah mendekati HOT dalam Funnel Marketing, Apa itu Funnel Marketing dibahas di bagian selanjutnya.

Namun dalam pembicaran kemarin juga benar apabila alasan utama pemilik usaha untuk memiliki website adalah untuk meningkatkan transaksi juga.

Closingan,

Dilema terjadi, Di pekerjakan sebagai Website Developer atau sebagai Digital Marketing ?

Atau memang paket keduanya dengan harga diskon ?

Posisi ini maka harus bisa dibedakan sebenarnya, agar tidak saling claim atau terjadi salah paham antara satu dengan yang lainnya.

Maksudnya Agar jelas nih , Pemilik Usaha ini ingin membuat website saja atau juga ingin agar kita mengoptimalkan juga penjualannya.

Agar nggak abu – abu juga nanti after sales servicenya.

Namun ada pula bagian dari wilayah sebagai website developer yang mendukung hal tersebut. Seperti

  • Membuat alur website yang mudah (User Friendly)
    Tampilan atau link yang mudah sehingga nantinya pengunjung website akan lebih mengetahui menu atau informasi apa saja yang diberikan. Hal ini mendukung bagi anda yang ingini mendapatkan trust dari calon pembeli ( Pengunjung website )
  • Membuat Page / Halaman tertentu yang berfungsi untuk transaksi
    Seperti membuat halaman katalog produk, contact, about , dan paling penting adalah tambahkan beberapa fitur pendukung untuk transaksi seperti chat on web.
  • Berikan Pelatihan rutin untuk operasional website
    Jangan hanya membuatkan website kemudian lepas tangan. Anda mempunyai kewajiban moril untuk mengajari mereka operasional website. Minimal anda membuat manual booknya website nih.
  • Sepakati Batasan Area Pengerjaan anda.
    Anda sebagai web developer pun dapat membatasi area pengerjaan juga nih, misal ketiak kontrak awal adalah pembuatan saja, maka sampaikan saja. Apabila diminta lebih maka sampaikan bila ada biaya.
    Ini nih senjata pembeli, kan sudah kenal, diskon dong.
    Itu kembali ke personal anda kembali, bila memang apa yang dikerjakan nggak menguras banyak tenaga apa salahya membantu, namun memang ada effort / usaha yang dibutuhkan maka tidak salah apabila anda memberikan biaya.

Nah banyak cara yang dilakukan ketika membuat website dengan tujuan untuk closingan. akan saya jelaskan di bawah ini.


Menerapkan Funnel Marketing

Sebenarnya anda bisa mempelajari mengenai apa itu funnel marketing pada artikel selanjutnya, namun pada kali ini secara garis besar akan saya bahas sebagai berikut :

Yaitu bagaimana proses dari seorang pembeli masuk ke “perangkap” anda dan terfilter sesuai dengan level mereka. Disini anda harus memperhatikan memperhatikan lebih step by stepnya.

Namun anda juga harus bisa membedakan antara B2B dengan B2C.

B2B artinya Business to Business, sedangkan B2C adalah Business to Customer.

  • Awareness (Kesadaran) – Sebelum siapa pun bisa menjadi pelanggan mereka harus tahu Anda ada. Di situlah corong dimulai: orang menjadi sadar akan perusahaan Anda. Ini biasanya dicapai melalui kampanye pemasaran; namun, terkadang konsumen akan menemukan Anda melalui riset mereka sendiri (dan upaya SEO Anda, tentu saja!).
  • Interest (Ketertarikan)– Setelah arahan dikumpulkan, mereka mulai melakukan penelitian dan menumbuhkan minat mereka pada apa yang Anda tawarkan. Pada tahap corong penjualan ini, harus mengembangkan hubungan dan membangun kepercayaan.
  • Consideration (Pertimbangan) – Pada titik ini, calon pelanggan sangat tertarik dengan brand Anda, tetapi mereka masih belum memutuskannya. Kampanye email otomatis, uji coba gratis, dan konten bertarget adalah alat pemasaran yang hebat untuk digunakan selama tahap ini.
  • Intent (Keputusan) – Inilah saat seorang pelanggan hampir mengambil keputusan. Mereka telah menyatakan minat, dan bahkan mungkin telah memasukkan barang ke dalam keranjang belanja mereka. Sekarang adalah tugas Anda untuk tidak membiarkan mereka pergi.
  • Evaluation (Evaluasi) – Pada tahap evaluasi corong pembelian, pelanggan hampir siap untuk berkomitmen, tetapi mereka melakukan perbandingan terakhir antara Anda dan pesaing Anda. Ini adalah saat memelihara pelanggan Anda sangat penting.
  • Purchase (Pembelian) – Setelah melalui corong penjualan seluruh, akhirnya diubah menjadi pelanggan. Selamat! Jika pengalaman itu positif, Anda sekarang akan mendapatkan referensi, yang kemudian akan mulai di bagian atas corong pembelian.

Namun ada satu level lagi yaitu (REMARKETING AND AFTER SALES SERVICE) dimana perlu menjaga agar mereka menjadi repeat order kedalam website anda.

Menerapkan Sistem Iklan ( Google Ads, FB / IG Ads )

Jika memang anda lebih cepat ke closingan maka tidak ada salahnya anda menggunakan IKLAN.

Entah anda menggunakan Google Ads, FB/IG Ads, Endorsment atau hal lainnya yang ujung2nya menarik mereka yang sudah memiliki keyword untuk menuju ke anda.

Penjelasan akan saya siapkan untuk lebih detailnya.

Kesimpulan Artikel

Sebenarnya , ketika anda memilih apakah ingin page one atau closingan dalam membuat website dibicarakan dengan developer yang anda pilih.

Jangan meminta lebih dari kesepakatan awal. Pastikan tujuannya untuk branding atau closingan.

Mungkin ini lebih ke SEO vs SEM, namun memang kenyataannya seperti itu. Anda ingin lebih dikenal brandingnya atau Ingin closingan segera. Pilih dengan Bijak

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here