Bagi saya sendiri sebagai web developer kadang juga merasakan apa yang paling tidak enak jika muncul kode error. Sebenarnya ada banyak banget macam macam kode error pada website. Dan bagi pemilik website itu sudah kesalahan fatal bagi web developer.

Oleh karena itu wajib bagi saya dan anda semua yang berprofesi sebagai web developer untuk mengetahui macam macam kode error pada website. Supaya kita lebih bisa focus terhadap permasalahan apa yang harus kita hadapi dan bagaimana solusinya.

Dalam postingan saya kali ini, mungkin tidak semua kode error akan dan bisa saya bahas. Kode error kali ini dimulai dari kode 400 sampai 500 saja. Namun sekali lagi saya sampaikan bahwasanya tidak semuanya lho, hanya sebagian. Berikut adalah beberapa kode error tersebut.

ERROR 400 – BAD REQUEST

Seperti yang disampaikan pada kode error 400 yaitu request yang buruk. Atau dalam hal ini adalah dari browser tidak menemukan halaman yang anda cari. Penyebabnya antara lain url halaman tersebut sudah dihapus atau sudah diganti dengan url yang baru. Atau anda salah mengetikkan url websitenya. Silahkan check kembali penulisannya ya…

ERROR 401 – NOT AUTHORIZED

Nah biasanya hal ini terjadi apabila anda mengakses sebuah website yang memiliki backend interface atau harus login terlebih dahulu. Anda mencoba mengakses sebuah URL yang harus login terlebih dahulu.

ERROR 403 – FORBIDDEN ACCESS

Untuk kasus ini  dikarenakan anda mengakses kepada sebuah URL yang dirahasiakan oleh pemiliknya. Dan hanya orang – orang tertentu yang bisa mengaksesnya.

ERROR 404 – NOT FOUND

Jika yang satu ini biasanya muncul jika browser tidak menemukan website atau postingannya. Bisa dikarenakan 2 hal. Baik dari sisi server atau memang dari CMS yang dipergunakan

BACA JUGA : Tutorial Memperbaiki 404 Error Page Pada WordPress

ERROR 405 – METHOD NOT ALLOWED

Kode ini muncul jika permintaan / request menggunakan metode yang tidak didukung oleh komputer server.

ERROR 408 – REQUEST TIME OUT

Request Time Out bisa terjadi jika koneksi jaringan internet lambat, sehingga server memutus request terhadap alamat yang dituju karena waktunya terlalu lama.  Untuk mengatasinya re-fresh halaman tersebut, jika masih sama berarti jaringan provider yang sedang digunakan tidak bagus atau sedang mengalami gangguan.

ERROR 413 – REQUEST ENTITY TOO LARGE

Jika kita menemukan kode kesalahan seperti ini, artinya jumlah data yang ingin kita akses terlalu besar dan komputer server tidak bisa menampung besarnya data yang kita minta.

ERROR 429 – TOO MANY REQUEST

Menandakan bahwa user telah mengirimkan terlalu banyak request dalam jangka waktu tertentu. Umumnya server akan memblokir IP yang mengirimkan terlalu banyak request pada waktu tertentu.

ERROR 450 – FIREWALL / PARENTAL CONTROL

Artinya akses kepada website tersebut telah diblokir oleh sistem keamanan yang ada pada Windows Parental Control Windows parental Control berguna untuk memblokir situs-situs yang berbau pornografi.

ERROR 500 – INTERNAL SERVER ERROR

Pesan error di atas diartikan sebagai adanya masalah atau kesalahan dalam server internal situs sehingga kita tidak bisa mengakses situs yang bersangkutan, selama administrator situs belum memperbaiki pesan kesalahan tersebut

BACA JUGA : Tutorial Memperbaiki 500 Error Page Pada Website

Semoga artikel ini bisa membantu anda yang mengalami error – error seperti diatas. Jangan lupa untuk like, komentar dan share artikel ini semoga bisa bermanfaat untuk semuanya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here