Optimasi WordPress. Banyak dari pemilik website ingin memiliki website dengan kecepatan yang maksimal. Menurut beberapa reviewers, website yang paling menjadi favorit dan banyak dikunjungi adalah website yang responsive, memiliki waktu loading dibawah 2 menit dan memiliki konten yang bermutu. Salah satu CMS wordpress yang dipergunakan adalah wordpress.

WordPress menjadi sebuah CMS yang sudah familiar bagi seluruh pengguna. Mulai dari yang baru sampai dengan yang professional. Paling dicari ketika melakukan setting dengan wordpress adalah bagaimana cara untuk optimasi wordpress secara maksimal.

Nah berdasarkan banyak yang menanyakan bagaimana website bisa menjadi cepat, maka berikut adalah 7 cara optimasi wordpress menjadi maksimal. :

  • Batasi jumlah postingan pada setiap halaman.
    Memiliki banyak postingan pada satu halaman akan membutuhkan source yang besar untuk membukanya. Gunakan maksimal 6 postingan saja pada satu halaman. Atur pada menu Setting >> Reading. Blog pages show at most menjadi maksimal 6 post. Akan tetapi itu tergantung pula pada template dan kebutuhan anda.
  • Hindari pemakaian gambar / media yang berukuran besar
    Jangan menggunakan gambar dengan ukuran file besar atau dengan resolusi besar. Hal ini akan membuat resource anda terbuang dengan sia – sia. Karena pada ditampilkan pula gambar tersebut akan dikompress menjadi ukuran sesuai tema.

    Apabila anda memerlukan maka pastikan anda telah compress gambar dengan aplikasi adobe photoshop atau aplikasi fileminimizer . Dimana keduanya memiliki fitur save for web yang berguna untuk tampilan dan kecepatan website anda.
    Untuk hasil terbaik, sebaiknya perhatikan pula ukuran gambar dan apakah cocok dengan tema yang akan ditampilkan di website. Apabila anda melakukan kompresi bukan berarti anda merusak gambar, namun tetap mempertahankan kualitas gambar namun hanya memperkecil ukuran file tersebut. Disarankan pula menggunakan gambar dengan format png atau yang terbaru webjpg
  • Bersih bersih plugin
    Deactivate dan delete plugin plugin yang tidak mendukung website anda secara total. Hal ini dikarenakan setiap akses website maka plugin yang aktif juga bekerja dan mengurangi respond time website anda.

untuk melihat tips selanjutnya silahkan lanjutkan pada artikel berikutnya disini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here